Lelucon Singa

sekedar coretan biasa seorang khaidar, seorang blogger indonesia
March 11th, 2007

Sejarah Imperial Timur Tengah

Imperial History

[Digg] [StumbleUpon] [Lintas Berita]

Related Posts:

    None Found

8 Responses to “Sejarah Imperial Timur Tengah”

  1. keren

    gw baru tau kalo persia pernah nguasain timteng :D hehehe pantesan Timteng kaya sama peninggalan sejarah yaaa contohnya PETRA, bekas peninggalan kerajaan bizantium..:) aseli sumpah keren abis

  2. buat yg mau liat, silakan gambarnya diklik aja. tunggu loading sebentar, abis itu klik ‘play’.

  3. kenapa jazirah Arab (sekarang Saudi Arabia) kok banyak idle-nya? apa gak ada yang menguasai atau gimana?

  4. @wikan: kayaknya sih gitu. atau dikuasai kerajaan yang lain?

  5. lha berarti bukan sejarah timur tengah dong, persisnya palestina …
    mungkin jazirah arab gak terlalu menarik untuk dikuasai, kebanyakan suku bedui yang nomaden (hidup berpindah2) dan daerahnya yang tandus dan gersang. kalau daerah mesopotamia (bulan sabit) memang menarik buat dikuasai, karena wilayahnya subur dan strategis. makanya banyak diperebutkan sama berbagai kerajaan/negara.

  6. timur tengah juga sih…
    dulu memang yg menarik dikuasai adalah daerah baratnya karena termasuk jalur perdagangan yaman-syria.

  7. Andreas Yudi P Says:
    March 25th, 2008 at 4:24 pm

    tolong dong yang tau sejarah dari kerajaan2 yg ada di timur tengah beserta nama raja2nya dari awal sampai akhir…???

    plissss…….

  8. @Dini
    Petra bukan peninggalan Bizantium melainkan peninggalan Nabatean Arab. Ada sister city-nya yang terletak di Saudi Arabia bernama Madain Saleh, google aja.

    Yang disebut Jazirah Arab sekarang tidak ada yang pernah menguasai mutlak namun semua itu berubah setelah kedatangan Islam.
    Daerah yang sekarang bernama Saudi Arabia (Hejaz, Nejed, Ihsa, dll) adalah tempat asal-muasal Bangsa Semit, dan 4000 tahun yang lalu adalah daerah yang sangat hijau kemudian terjadi proses desertifiasi(perubahan menjadi gurun), ini semua dapat dibuktikan melalui penelitian geologis dan arkeologis. banyaknya oase, wadi di Saudi Arabia merupakan “Hujan kuno” yang terperangkap di bawah tanah sejak ribuan tahun yang lalu. Ketika proses desertifkasi ini bangsa-bangsa Semit ini mulai berimigrasi ke Utara ke Kanaan dan ke Mesopotamia. Literatur/folkor bangsa Kanaan dan Akkadia & Babilonia, phoenicia termasuk sejarawan yunani Herodotus menyebut mereka berasal dari sebelah “Selatan”. Kemudia ada yang mneyebrangi lautan Merah dan bercampur dengan ras Afrika yang kemudian menjadi ras Ethiopia, kekerabatan ini melalui pembuktian linguistik.

Leave a Reply