My Name is Red-nya Orhan Pamuk
Sabtu kemarin, aku pergi ke Istora Senayan karena ada acara Islamic Book Fair di sana. Setelah melihat-lihat beberapa buku yg dipajang, akhirnya kuputuskan untuk membeli novelnya Orhan Pamuk, My Name is Red. Di sana, aku sekalian beli buku History of The Arabs-nya Philip K. Hitti, titipan dari Papabonbon.
Kesan selintas dari bagian-bagian awal, novelnya ini cukup menarik. Cerita mengalir dengan memakai sudut pandang orang pertama dari beberapa karakter tokoh dalam novel. Karena itu, kita bisa mengalami perasaan tiap tokoh yang bertemu dalam satu tempat dan waktu yang sama, layaknya bermain puzzle. Terus terang, baru pertama kali ini aku membaca novel dengan gaya cerita yang seperti itu.
Ceritanya sendiri berkisar tentang pembunuhan seorang seniman, dipadu dengan suasana Turki abad 16 yang eksotik. Gaya cerita lumayan asyik, secara Orhan Pamuk ini pemenang nobel sastra tahun 2006. Ya recommend lah, aku rasa.




Leave a Reply