Lelucon Singa

sekedar coretan biasa seorang khaidar, seorang blogger indonesia
September 16th, 2007

Awal Lebaran Tahun Ini Beda

Setiap bulan ramadan tiba, yang menjadi pertanyaan setiap muslim adalah apakah pelaksanaan lebaran nanti akan berbeda. Hisab dan rukyat selalu menjadi topik pembicaraan yang hangat dan berulang-ulang. Namun tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, dimana kita mesti menunggu perhitungan ahli-ahli falak, belakangan ini kita bisa mengetahui hasil perhitungan 1 Syawal (dan bulan-bulan lainnya) secara langsung lewat program komputer yang sudah tersedia secara bebas. Dua diantaranya adalah Moon Calculator dan Accurate Times.

Hilal Awal Ramadan

Dari program-program ini, kita bisa mengetahui apakah bulan terbenam sesudah matahari terbenam atau bulan akan terbenam sebelum matahari terbenam. Apabila bulan terbenam sebelum matahari terbenam, maka tanggal bulan akan digenapkan menjadi 30. Namun sebaliknya, bila bulan terbenam sesudah matahari terbenam, maka hari berikutnya sudah masuk awal bulan. Untuk ramadan tahun ini, kita bisa melakukan puasa bersama-sama karena bulan terbenam sebelum matahari terbenam, seperti ditunjukkan dalam gambar di atas.

Permasalahannya adalah apabila terbenamnya bulan ini mempunyai selisih waktu yang sangat pendek dengan terbenamnya matahari. Dalam hal ini, ada dua pendapat yang umum untuk menentukan awal bulan. Pertama, hilal harus bisa dilihat oleh mata (baik dengan mata telanjang atau menggunakan bantuan alat optik) untuk menentukan awal bulan. Dan yang kedua, hilal tidak mesti terlihat oleh mata asal hilal sudah di atas ufuk.

Oleh karena itu, penentuan awal lebaran tahun ini akan terjadi perbedaan karena selisih waktu terbenamnya matahari dan bulan sangat pendek. Hilal sudah mewujud di atas ufuk, namun kemungkinan besar belum bisa dilihat oleh mata.

Kita bisa lihat dalam gambar berikut ini:

Hilal Awal Syawal

Garis Batas Hilal

Visibilitas Hilal

Untuk mengetahui penjelasan selengkapnya, bisa dilihat di situs ini.

*Semua gambar di postingan ini diambil dari situs Rukyatul Hilal Indonesia.

[Digg] [StumbleUpon] [Lintas Berita]

Related Posts:

5 Responses to “Awal Lebaran Tahun Ini Beda”

  1. Aku ngikut mana yang lebarannya duluan saja, hahahaha…! :-D

  2. Setuju.. soale karena 1 syawal ntu pan harram puasa toh toh toh..

  3. Assalaamu’alaykum

    @priyo & ikhwah umumnya..
    8-) Syariat itu bukan untuk permainan… Klo anda mengikuti Ijma’ ‘Ulama dan Pemerintah nantinya (Pengumuman Syawal 1428 H) apabila Jatuh 1 Syawal di hari Jum’at (12 October, sama dgn Muhammdiyah) maka Kamis adalah Puasa Terakhir. Tetapi apabila Jatuh 1 Syawal hari Sabtu (13 October 2007) maka Jum’at masih Puasa. Jadi tergantung antum yakin ke mana ??. Kecuali klo antum ikut putusan Ormas Muhammadiyah maka Kamis adalah Puasa terakhir.. Idul Fitri di hari Jum’at.

    Klo antum memilih Idul Fitri ikut Mayoritas, contohnya jatuh pada hari Sabtu dan antum sudah menghentikan Puasa di hari Jum’at, dengan asumsi karena ada Hukum Syari’at bahwa HARAM puasa di hari raya. Maka pendapat ini tertolak!! kenapa ?? karena otomatis Romadhon jadi genap 30 hari dan hari Jum’at itu masih terhitung Puasa. Klo antum tidak puasa maka kena Hukum Syari’at sengaja membatalkan. Maka sesuai Syari’at Islam harus Mengganti dengan Membebaskan 1 orang Budak, Jika tidka mampu maka menjalankan Puasa Selama 2 Bulan secara Kontinyu (tdk terputus). Jika tdk sanggup memberi makan 60 orang Miskin.

    Walloohu A’lam

    Wassalaamu’alaykum

  4. Klo antum memilih Idul Fitri ikut Mayoritas, contohnya jatuh pada hari Sabtu …

    Kalimat awal paragraf kedua sangat lucu.

    Selamat Idul Fitri. Taqabbal Allaahu minna wa minkum.

  5. met lebaran semua, lam kenal juga!

Leave a Reply